Ringkasan Isi
1. Musim Udang Sungkor
Aktifitas para nelayan menangkap anak-anak udang menggunakan “sungkor”, alat khusus yang dibuat dari waring dengan kantong penampung di bagian belakang. Udang sungkor adalah bahan baku untuk membuat terasi melalui proses permentasi. Kebersihan dan kualitas udang sangat menentukan kualitas terasinya.
2. Pembuat Terasi Jempolan
3. Lintingan Jumbo Rokok Haji Sauba
Suasana pagi hari ketika menjual hasil tangkapan kepada seorang “tauke” menjadi momen kumpul-kumpul para nelayan untuk bercengkrama dan bertukar informasi tentang pergerakan ikan dan udang dari pengalaman mereka yang mereka alami.
4. Malam Tujuh Likor
5. Pengayuh Gelombang
6. Sekolah Kehidupan
Pergerakan arus atas dan arus bawah, arah angin, cuaca dan musim adalah pengetahuan dasar seorang anak nelayan yang diajarkan oleh orang tua mereka dengan cara melibatkan mereka dalam pekerjaan nelayannya. Pengetahuan dasar itu tidak hanya untuk keselamatan di laut tetapi juga untuk mengetahui pergerakan para penghuni laut yang akan mereka tangkap.
7. Sekolah Itu Harus….
Lokasi yang jauh dan fasilitas terbatas mengharuskan para istri nelayan untuk terus memompa dan menjaga semangat anak-anaknya untuk terus sekolah. Anak-anak nelayan di wilayah terpencil banyak putus sekolah salah satunya karena rendahnya motivasi dan dorongan dari orang tua mereka.
8. Ngelumpor, Mencari Kerang
Berjalan di atas lumpur mencari kerang tidak hanya memerlukan kekuatan fisik tetapi juga kejelian melihat kerang bersembunyi didalam lumpur itu. “Ngelumpor” atau mencari kerang, selain untuk mencari rezeki juga menjadi ajang untuk bermain bagi anak-anak
9. Tukang Jualan Hebat
Kebiasaan itu akan menjadi watak. Kesulitan akan menjadi training alami yang diberikanNya agar anak manusia tumbuh kuat mempertajam bakat. Mereka yang senang dan berbakat jadi penjual yang akan merubah hasil tangkapan menjadi uang.
10. Para Atok Penjaga
Sosok berwibawa penjaga kampung dan lingkungan yang menselaraskan manusia dan alam sekitarnya. Dengan mantera dan kemampuan magisnya, para atok penjaga itu mampu berkomunikasi dengan “penghuni alam lain” untuk menyampaikan pesan agar manusia memiliki adab dengan alam dimana mereka tinggal dengan tidak merusaknya
11. Beraksi Di “Berkelana 1”
Popularitas Rhoma Irama menembus kampung-kampung pesisir. Filmnya selalu ditunggu. Lagu-lagunya biasa terdengar melalui tape recorder di rumah-rumah nelayan. Ketiadaan uang membuat anak-anak mencari cara untuk bisa menonton gratis film SI Raja Dangdut itu. Mereka menggali lobang tanah di bawah dinding dan menjebol dinding “panggong” sebagai cara untuk menyiasati penjaga.
12. Beraksi Lagi Di “Berkelana 2”
13.Tangis Di Atas Perahu
Perubahan kehidupan sipiritual dan suasana bathin seseorang lazim terjadi karena ada benturan berupa kejadian tragis yang membuat orang itu merubah cara hidupnya. Tapi ada juga yang berubah justru karena hal-hal yang biasa dialaminya sehari-hari.
14.Berguru
Mencari guru untuk mendapatkan cahaya penerang agar tak sesat jalan adalah cara yang harus ditempuh semua orang. Hidup ini adalah perjalanan yang perlu petunjuk agar selamat sampai tujuan
15.Bak Yang Bangga
Memiliki anak-anak yang berprestasi adalah dambaan dan kebanggaan para orang tua. Kebanggaan yang membangkitkan tekad untuk mengantar anak-anak sampai pada cita-citanya melampaui batas takdir yang telah tercipta secara sosial.
16.Mengatur Rencana
Semua harus direncanakan sebagai panduan apa yang akan kita jalankan. Rencana adalah bagian dari sabar untuk meraih apa yang kita impikan. Kita diberi hak untuk berdoa dan berusaha, sementara Dia memiliki hak menentukan hasilnya.
17.Pertemuan Dua Saudara
18.Tulisan Indah Di Dinding
19.Betamat
Tradisi khataman Alqur’an di masyarakat pesisir menjadi cara untuk mengungkapkan rasa syukur. Momen ini juga menjadi kegembiraan bagi anak-anak. Perayaan ini diwarnai dengan sima’an Alquran di hadapan undangan, bagi-bagi telur tamat kepada anak-anak dan juga makan bersama dengan para tetangga.
20. Doa Kawan
Selalulah minta doa kepada sahabat tentang apa yang kita cita-citakan. Kita tak pernah tahu kapan dan dari mulut mana doa itu dikabulkan. Kadang doa spontan sahabat itu akan terkabul puluhan tahun tahun kemudian, bahkan ketika yang berdoapun sudah lupa dengan doanya itu.
21.Memilih Takdir Sendiri
Takdir itu adalah ujung ikhtiar, karena kita baru tahu dengan takdir setelah kita ada hasil akhir dari usaha kita. Karenanya, ada orang menulis takdirnya sendiri dan berbuat sesuai dengan apa yang telah ditulisnya itu.
22. Perpisahan
Perpisahan itu adalah teman dekatnya pertemuan. Maka setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Namun, banyak yang menolak berpisah karena tak ingin kehilangan kesenangan yang ada dalam kebersamaan. Tapi, hukum alam yang ditetapkanNya adalah tidak ada yang abadi di dunia ini.
23. 6 Tahun Kemudian Berangkat Ke Tanah Jawa
Cita-cita itu harus dikejar dimanapun ada tempat yang bisa dituju untuk mewujudkannya. Kadang untuk mengejarnya kita harus melampaui batas kemampuan dan daya tahan. Namun kita sering terperangah karena ternyata kita bisa melewati itu karena ada faktor lain yang menjadi kekuatan untuk melampauinya.
24. Kabar Dari Jogja, Berita Dari Jakarta
Kabar dan berita itu bisa menjadi obat bagi mereka yang dilanda rindu. Rindu selalu muncul ketika menunggu yang membuat waktu terasa lama berlalu. Apalagi jika yang ditunggu itu adalah “jantung hati belahan jiwa” yang terpisah oleh jarak dan waktu.
25. Nyeri Lulut Yang Muncul Lagi
Penyakiit dan rasa sakit adalah hal yang ingin orang hindari. Namun ketika dia menghampiri kita hampir tak punya kuasa untuk menolaknya. Kita abaikan pun tetap saja rasa sakit itu terus meminta untuk diperhatikan. Karena itu menghadapinya dengan lapang dada dan sabar adalah jalan terbaik agar sakitnya tidak bertambah.
26. Karet Bercukur
Alam selalu memberi tanda yang harus dibaca oleh manusia. Karena itu “ayat” yang dikirimNya agar manusia selalu ingat kepadaNya. Seperti pohon-pohon yang merontokkan daunnya adalah tanda bahwa musim kemarau akan lebih panjang dari biasanya.
27. Sepeda Motor Kesayangan
Dalam keadaan terdesak orang akan melakukan apapun untuk bisa keluar dari keadaan itu. Apa yang kita sayangi akan dikorbankan jika itu bisa membebaskan dari kesulitan. Seperti menjual sepeda motor kesayangan yang selama ini menjadi “kaki” untuk mencari penghidupan.
28.Surat Dari Ayahnda
Kabar kadang datang dengan mendebarkan. Terlebih jika kabar itu tidak diharapkan atau berlawanan dengan apa yang diinginkan. Masa indah saat masa-masa di sekolah, harus segera terhenti karena kehabisan energy ekonomi keluarga. Mengingkari keadaan dengan berharap bahwa kabar itu hanya mimpi pun tak banyak memberi arti tapi hanya menunda sejenak sesuatu yang sudah harus terjadi.
29.Lonceng Tanda Sekolah Berakhir
Perjalanan harus segera dihentikan karena tak mungkin untuk dilanjutkan. Ada jurang lebar dan samudera luas yang tak mungkin diseberangi dengan dua tangan dan dua kaki. Pilihannya adalah balik kanan sembari berharap ada jalan lain yang bisa dilalui untuk sampai pada cita-cita.
30.Takdir Yang Tak Diinginkan
Hidup itu adalah jalan panjang yang harus kita lalui untuk sampai pada tujuan. Namun kita tak pernah tahu ada apa saja di perjalanan itu. Kita hanya bisa melihat sampai di ujung tikungan terdekat. Selebihnya gelap. Satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan menjalaninya.
31. Teman Seperjalanan
Pertemuan tak sengaja dengan seseorang di perjalanan kadang menjadi petunjuk tentang satu hal yang belum kita ketahui. Bisa jadi informasi yang diberikannya dari perbincangan selama perjalanan itu dapat menjadi pertimbangan untuk membuat keputusan perjalanan kita berikutnya.
32. Merubah Arah Perjalanan
Berada di persimpangan yang membuat bimbang untuk menentukan jalan mana yang akan dilalui, memang dilemma. Tapi petunjuk dan tanda-tanda yang diberikanNya memberi keyakinan untuk menempuh jalan yang belum pernah dilalui. Meski masih gelap tapi di situ ada harapan yang membuat orang bertahan.
33. Kisah Dari Cirebon
Sepenggal kisah dapat menjadi penghilang gelisah. Kisah itu dapat merubah menjadi rasa bahagia yang membuncah jika kisah itu tentang kebhagiaan Si jantung hati belahan jiwa. Sebaris kata dapat menjadi pelipur lara, selembar surat cukup untuk memadam hasrat.
34. Wisuda Yang Sepi
Kehadiran orang-orang yang dicintai pada momen bahagia adalah suasana sempurna untuk merayakan momen itu. Namun sebaliknya, kesenanganpun terasa hambar jika hanya sendiri karena bahagia itu akan bertambah jika orang-orang tercinta yang ikut merasakannya.
35. Sepeda Motor Baru
Kehilangan tidak selalu bermakna tidak beruntung. Tapi boleh jadi itu cara DIA menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik. Maka berfikir positif dan bersabar adalah kunci menghadapi keadaan yang tidak menyenangkan.
36. Menuntaskan Tugas Generasi
Ada kewajiban dan tanggung jawab yang dibawa manusia sejak lahir sebagai misi yang harus diselesaikannya di dunia ini. Semakin besar kekuataan atau semakin banyak kekayaan maka semakin besar pula tanggung jawab itu.
37. Jalan Syariat, Lestrarikan Adat
Adat dan syariat sering bertemu dan bersanding anggun dalam prosesi pernikahan. Demikian pula dalam kisah ini, pernikahan putra tertua nelayan pesisir itu dengan putri melayu, anak seorang pejabat PT. Timah menyajikan kisah tentang pernikahan adat yang bersanding dengan syariat.
38. Pertemuan Tak Sengaja
Keindahan cinta remaja di masa SMA memang susah dilupa. Namun untuk mengulanginya sama dengan kita mengejar fotamorgana. Karena kehidupan sesungguhnya adalah apa yang ada di depan mata, bukan fantasi yang dibangkitkan dengan khayalan yang memperlena
39. Menata Gelisah hati
Hati adalah motor penggerak raga. Jika hati itu tenteram maka raga akan tenang, tapi jika hati itu gelisah maka ragapun tak bahagia. Maka tenangkan hati jika ingin menentramkan duniamu.
40. Napak Tilas
Keindahan pantai-pantai di pulau Bangka dan tempat eksotik lain yang menjadi tujuan wisata ada di bagian ini melalui perjalanan “honeymoon” pasangan muda yang membuat album perjalanan cinta mereka
41. Melanglang ke Tanah Sunda
Bumi Parahiyangan menyimpan banyak kisah tentang kejayaan masa lalu yang tercatat dalam sejarah kerajaan Pajajaran, Siliwangi , Sumedang Larang, Kesultanan Cirebon dan lain. Sebagian kecil kisah itu disampaikan dalam perjalanan sang tokoh menyelami rasa dan budaya Tanah Sunda.
42. Warisan Sang Wali
Berziarah dianjurkan untuk mendapatkan pelajaran dari orang yang kita ziarahi. Namun banyak yang tak mendapatkan apa-apa karena tidak melihat atsar (jejak) yang ditinggalkan oleh tokoh yang diziarahi itu. Maka lihatlah jejak dan ajaran sosok yang diziarahi untuk mendapatkan pelajaran kemuliaan hidup seperti yang dijalaninya.
43. Penganten Sunda
Kebesaran raja-raja Sunda di masa lalu, tergambar dalam prosesi pernikahan adat di masa kini. Prosesi pernikahan adat Sunda ini disajikan dalam pernikahan anak nelayan dari pesisir yang berjodoh dengan putri seorang tokoh kota Cirebon. Penolakan kadang bukan karena tidak sejiwa tetapi karena kita tidak saling memahami kebiasaan dan budaya.
44. Telepon Kecemasan
Panggilan mendadak untuk segera pulang karena kesehatan orang tua yang sudah mencemaskan. Segala tugas dan kewajiban pun ditunda demi bertemu dengan orang tua yang dicintai itu.
45.Wasiat Untuk Pewaris
Merasa usia yang terasa sudah tak lama lagi, sebagian orang tua berwasiat kepada anak-anaknya. Wasiat sebagai pesan terakhir untuk dikerjakan agar hidup mereka kelak bermakna dan tidak menyimpang dari jalan Tuhannya.